KHASIAT DAUN SIRIH

Diposting oleh Unknown on Rabu, 20 Maret 2013

DAUN SIRIH tidak lasim lagi buat kita, daun ini sering kali kita lihat di depan rumah dan sering di komsusmsi oleh para pendahulu kita untuk di kunyah, konon katanya daun ini dapat memutihkan dan merawat gigi kita :) 

1. Siapkan 15 lembar daun sirih dan tiga gelas air. Cuci bersih daun tersebut dan rebus sampai tersisa menjadi tiga perempat bagian. Minum bersama madu.

2. Bronkitis
Rebus tujuh lembar daun sirih yang telah dicuci bersih bersama sepotong gula batu dalam dua gelas air bersih. Tunggu sampai tersisa menjadi satu gelas. Minum tiga kali sehari masing-masing sepertiga gelas.

3. Menghilangkan bau badan
Ambil lima lembar daun sirih dan rebus dengan dua gelas air. Tunggu sampai tersisa menjadi satu gelas. Minum di siang hari.

4. Luka bakar
Ambil daun sirih secukupnya dan cuci bersih. Peras airnya dan tambahkan sedikit madu. Bubuhkan ke tempat luka bakar.

5. Mimisan
Siapkan satu lembar daun sirih yang agak muda, kemudian memarkan dan gulung. Gunakan untuk menyumbat hidung yang berdarah.

6. Bisul
Ambil daun sirih secukupnya dan cuci bersih. Setelah itu giling sampai halus dan dioleskan pada bisul dan sekelilingnya. Balut dan ganti dua kali sehari.

7. Mata Gatal dan Merah
Sediakan 5-6 daun sirih muda dan segar rebus dengan segelas air sampai mendidih. Tunggu sampai dingin dan gunakan untuk mencuci mata dengan gelas cuci mata tiga kali sehari sampai sembuh.

8. Koreng dan Gatal-Gatal
Rebus 20 lembar daun sirih sampai mendidih. Gunakan air rebusan yang masih hangat untuk membasuh koreng dan gatal.

9. Menghentikan Gusi Berdarah
Rebus empat lembar daun sirih dalam dua gelas air. Gunakan untuk berkumur.

10. Sariawan
Ambil 1-2 lembar daun sirih kemudian cuci bersih. Kunyah sampai lumat dan buang ampasnya setelah selesai.

11. Menghilangkan Bau Mulut
Siapkan 2-4 lembar daun sirih, cuci bersih dan remas. Seduh dengan air panas lalu gunakan untuk berkumur.

12. Jerawat
Ambil 7-10 lembar daun sirih, cuci bersih dan tumbuk halus. Seduh dengan dua gelas air panas. Gunakan air tersebut untuk mencuci muka. Lakukan 2-3 kali sehari.

13. Keputihan
Rebus 10 daun sirih yang telah dicuci bersih dalam 2,5 liter air. Gunakan air rebusan yang masih hangat tersebut untuk mencuci vagina.

14. Mengurangi ASI Berlebih
Ambil beberapa daun sirih, cuci bersih dan olesi dengan minyak kelapa. Kemudian hangatkan di atas api sampai layu. Tempelkan di seputar payudara yang bengkak selagi masih hangat.

inilah manfaat daun sirih, semoga info ini dapat bermanfaat bagi pembaca
More aboutKHASIAT DAUN SIRIH

MISI PENGHANCURAN HMI

Diposting oleh Unknown on Selasa, 22 Januari 2013

Misi Penghancuran HMI di Belakang Noer Fariansyah
Tulisan ini dimulai dari keprihatinan dalam melihat konflik dualisme kepengurusan PB HMI yang sampai hari ini tidak jelas ujung penyelesaiannya menuju satu Kongres.
Berawal dari terpilihnya Noer Fajriansyah (selanjutnya akan disebut Fajri)sebagai Ketua Umum PB HMI akhir 2010 yang lalu di Graha Insan Cita, Depok. Sejak genderang Kongres dimulai, Fajri merupaka salah satu kandidat yang dianggap kurang potensial untuk memenangkan kogres. Wajar saja, Fajri waktu dalam struktur PB HMI hanya menjabat Wakil Sekretaris Jederal dan baru satu periode dalam struktur PB HMI.
Selain itu, dari aspek pemahaman dan penghayatan (tidak usah pengamalan) konsep-konsep prinsip doktrin organisasi, kemampuan Fajri jauh dari yang diharapkan. Terbukti setiap kali menyampaikan Mission HMI dalam LK-II atau LK-III menimbulkan kekecewaan. Fajri sering dianggap oleh peserta LK tidak mampu mengkonstruksikan pemikiran ke-HMI-annya saat menyampaikan materi. Ini juga terjadi ketika memberikan sambutan dalam acara pelantikan Cabang dan Badko. Pemahamannya tentang HMI jauh dari standar, bahkan sangat rendah. Ibaratnya kader komisariat masih jauh lebih mampu ketimbang Fajri. Fajri bahkan sering diusir dari ruang-ruang LK karena kebodohannya itu.
Memang dari banyak sudut perspektif, Fajri memiliki banyak kekurangan untuk terpilih. Selain tidak pernah menduduki jabatan Ketua Umum dalam setiap jenjang struktur HMI (dari komisariat, Korkom, Cabang, maupun Badko), dari segi intelektual dan manajerial juga dianggap sangat kurang, palig tidak standar itu melekat dengan kultur yang ada di HMI. Satu-satunya modal sebagai kekuatan yang dimiliki adalah UANG. Dengan uang, Fajri secara mudah dapat merubah ketidakmungkinannya terpilih menjadi pemenang di Kongres.
Cabang-cabang diberikan uang dalam jumlah yang cukup besar, bahkan diarena kongres, Fajri dianggap sebagai kadidat yang uangnya “tidak berseri”, artinya saking banyaknya uang sampai tidak bisa terhitung, dengan calculator sekalipun. Begitulah kira-kira kekuatan Fajri. Bukan hanya cabang sebagai pemilik suara di kongres, senior pun sebagai kekuatan yang cukup berpengaruh terhadap psikologi keterpilihan cabang ikut menikmati uang Fajri saat kongres. Wajar saja, ini dilakukan untuk menegaskan pilihan pemilik suara itu dijatuhkan ke Fajri. Jurus ini terbukti ampuh, dan Fajri menjadi pemenang.
Terhitung satu tahun masa kepegurusannya, Fajri kemudian dihadapkan dengan skandal amoral. Diawali dengan pengakuan seorang fungsionaris PB HMI (kader HMI-wati) berinisial “N” kepada beberapa teman dan senior HMI bahwa dirinya (si “N”) pernah bahkan sering berulang kali melakukan hubungan suami isteri dengan Fajri. Hubungan intim ini menurut pengakuan “N” juga sempat dilakukan saat berlangsungnya kongres (waktu terpilih mandi juub gay a??????). Dalam waktu yang relative singkat, isu ini mengelinding bagai bola salju diseantero public HMI.
Menyikapi skandal ini, sebagian fungsionaris PB HMI melalui 7 (tujuh) staf ketua dengan motiv menyelamatkan PB HMI kemudian mengambil alih kepemimpinan Fajri dengan cara di Pejabatkan. Kelompok ini dipimpin oleh Pj. Ketua Umum saudara Dwi Julian. Selang beberapa bulan setelah dilakukan ivestigasi oleh Majelis Pengawas dan Konsultasi (MPK PB HMI), ditemukan bukti-bukti yang membenarkan skandal amoral yang dilakukan Fajri dan “N”. Surat bantahan yang konon katanya dibuat oleh si “N” bahwa berita itu tidak benar ternyata dibuat oleh saudara Syafi’i (bendahara umum PB HMI). MPK akhirnya merekomendasikan ke PB HMI agar Fajri di Pejabatankan. Diangkatlah Sekretaris Jenderal, saudara Basri Dodo (selanjutnya disebut Basdo) mejadi Pj. Ketua Umum. Setelah itu, PB HMI dibawah Pj. Ketua Umum Dwi Julian – karena merasa sevisi dengan putusan MPK – melakukan peleburan struktur degan Pj. Ketua Umum Basri Dodo.
Banyak pihak awalnya optimis bahwa dengan disahkannya putusan MPK Fajri akan terkubur. Ternyata dugaan itu meleset. Fajri ternyata masih sangat kuat. Basdo kemudian melakukan restrukturisasi pengurus. Fajri juga melakukan hal yang sama.
Beberapa waktu berselang, dilakukanlah upaya rekonsiliasi yang dilakukan oleh Fajri dan Basdo yang dimotori dan disaksikan langsung oleh beberapa alumni HMI, seperti Akbar Tanjung, Jusuf Kalla dll. Dua kubu Fajri dan Basdo sekaligus menadatagani perjanjian Kongres bersama. Hal ini ditindak lanjuti dengan dibentuknya tim 21, masing-masing 10 orang mewakili Fajri, 10 orang mewakili Basdo dan Dwi Julian secara pribadi. Tim ini bertugas merumuskan metode peyelsaian koflik. Sayang seribu sayang, tim 21 tidak berjalan seperti yang diharapkan. Bahkan beberapa keputusan kemudian dianulir, dan keterwakilan senior dalam upaya penyelesaian konflik dianggap mengintervensi bahkan di delegitimasi oleh perwakilan Fajri. Tim 21 pun bubar tanpa hasil. Waktu terus berjalan, upaya rekonsiliasi pun terus diupayakan.
Misi Penghancuran HMI
Setelah tim 21 gagal, dilakukan renegosiasi dengan cara diagendakan pelaksanaan Pleno IV bersama sebelum dilakukan kongres. Usulan ini ditawarkan oleh Fajri cs. Lahirlah kesepakatan, bahwa pleno IV akan dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2013, dengan infrastruktur pleno; ketua panitia (OC) dari kepengurusan Basdo dan coordinator steering comitte (SC) dari kepengurusan Fajri, struktur lainnya disusun secara proporsional.
Selanjutnya, dalam upaya melakukan persiapan pleno IV, saudara Fajri seperti tidak beritikad baik untuk melaksanakan pleno IV bersama sebagaimana yang sudah disepakati kedua pucuk pimpinan, Fajri dan Basdo.
Fajri selalu menghindar dan tidak mau menandatangani surat pemberitahuan dan undangan pelaksanaan pleno IV yang telah dipersiapkan panitia untuk dikirim ke masing-masing BADKO HMI. Bahkan sekretaris panitia yang adalah fungsionaris PB versi Fajri ikut-ikutan tidak mau menandatangani surat undangan tersebut. Bukan hanya itu, koordinator SC saudara Tasrif M. Siddiq (selanjutnya disebut Tasrif) yang adalah Kabid PAO versi Fajri tidak pernah mengagendakan rapat SC pleno. Bahkan ketika dihubungi selalu beralasan masih diluar daerah. Undanganpun tidak tersedia, dan SC tidak menyiapkan draft-draft Pleno.
Sehari sebelum waktu pelaksanaan pleno yang sudah diagendakan, panitia ternyata telah siap untuk melaksanakan pleno IV, meskipun dengan keterbatasan administrasi yang menjadi kendala. Koordinator SC saudara Tasrif baru mengagendakan rapat SC satu hari menjelang pleno, tapi dalam rapat SC Tasrif malah memita agar pleno IV diundur. Sontak saja, SC yang lain tidak bersepakat dan tetap mendodorng agar sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat.
Pleno IV pun tetap dilaksanakan tanggal 21 di hotel menteng 1 Jakpus. Namun lagi-lagi Fajri melakukan ‘wanpretasi’. Saat acara pembukaan, Fajri tidak berada di Jakarta, alasannya sedang menghadiri pernikahan salah seorang pengurusnya diluar daerah. Sungguh ironis, Fajri sebagai ketua umum menganggap sepele agenda organisasi.
SC pun melakukan rapat mendadak yang dipimpin oleh coordinator saudara Tasrif. Rapat SC menyepakati bahwa pleno tetap dibuka dan akan dilanjutkan tanggal 17 januari (dengan asumsi, dilakukan perbaikan administrasi sekaligus menunggu kehadiran Fajri). Dalam rapat SC itu, coordinator membuat pernyataan bahwa, jika terindikasi tidak adanya niatan baik dari dua pucuk pimpinan PB HMI (dalam hal ini Fajri dan Basdo) untuk melakukan pleno IV bersama, maka akan lansung diambil alih oleh SC dan Pleno bersama akan tetap dilanjutkan sesuai kesepakatan. Meski tanpa kehadiran Fari, Pleno IV tetap dibuka secara bersama-sama oleh masing-masing Sekjen. Pleno pun dibuka, dan sidang-sidangnya akan dilanjutkan tanggal 17 sesuai kesepakatan. Praktis panitia memiliki waktu 5 hari untuk perbaikan administrasi.
Lagi-lagi sayang seribu sayang. Panitia bersusah payah, namun diabaikan oleh Fajri cs. Fajri pun tidak pernah mau ditemui, dihubungi pun tak dijawab, administrasi tak terselesaikan, karena Fajri dan sekretaris panitia enggan menandatangani surat undangan untuk dikirim ke masing-masing Badko. Coordinator SC dihubungi pun tak pernah ada jawaban.
Dalam hal ini, saudara-saudara bisa menilai sendiri siapa yang tidak berniat baik untuk menyelesaikan konflik PB HMI.
Fajri tidak pernah pro aktif untuk menjalankan kesepakatan-kesepakatan yang dibuat bersama, bahkan cenderung wanprestasi, mengabaikan kesepakatan tersebut. Fajri memang berkeinginan membiarkan konflik berkepanjangan dengan cara tidak berkeinginan melaksanakan pleno IV dan itu berarti Kongres bersama masih merupakan harapan hampa. Berbagai macam upaya telah dilakukan, kesepakatan demi kesepakatan, namun Fajri cs selalu mementahkannya sendiri, membuat organisasi seperti miliknya sendiri.
Siapakah di Balik Layar Penghancuran HMI
Dalam halaman terdahulu, saya menulis bahwa satu-satunya kekuatan Fajri di Kongres HMI adalah uang, uang, dan uang. Pertanyaannya adalah, dari manakah uang Fajri membiayai PB HMI???????????????
Sebelum menjadi Ketua Umum, Fajri bekerja disalah satu perusahaan pertambangan, PT. Aneka Tambang (ANTAM). Dari sinilah Fajri mendapat dukungan modal untuk merebut ketua umum PB HMI. Selain itu, Fajri memiliki jaringan yang cukup kuat di PB MIGAS.
Fajri melakukan kunjunga ke Vatikan dan Rusia (ini adalah pengakuan Fajri sendiri). Fajri ke Vatikan dengan membawa misi memperjuangan berdirinya gereja Yasmin di Bogor. Tentu kita semua tau, bahwa masyarakat disekitar tempat dibanguya gereja Yasmin menolak keras gereja itu dibangun. Di Vatikan Fajri bertemu dengan salah satu Kardial. Namun, Fajri mengelak kunjungannya ke Vatikan dalam misi gereja Yasmi. Fajri juga melakukan kujungan ke Rusia tanpa agenda yang jelas.
Dua kali perjalanan Fajri ke luar negeri ini memang tanpa agenda yang jelas, dan sama sekali tidak pernah dibahas dalam agenda-ageda rapat PB HMI, bahkan keberangkatannya cenderung dirahasiakan. Tak ada satupun fugsionaris yang tau, selain yang memang ikut dalam kujungan itu. Setelah kunjugan pun tak perah ada laporan. Setiap kali ditanya dalam rapat, Fajri selalu menghindar. Setelah membuka rapat, Fajri kemudian keluar, dan tak ada kesempatan mempertayakan kujungan itu.
Ironisnya lagi, saat acara Pra Kongres yang dilakukan Fajri di Palembang beberapa waktu yang lalu, Fajri mengundang Duta Besar Amerika Serikat sebagai pembicara. Padahal saat itu, Israel denga back up Amrika sedang melakukan serangan ke Palestina. Kehadiran Dubes Amerika diacara Pra Kongres diprotes oleh cabang, bahkan di demo.
Setelah itu, Fajri melakukan demonstrasi menolak seragan Israel ke Palestina, Fajri dipukul babak belur. Jangan salah, dipukul dan ditangkap memang setingan Fajri, seakan-akan membela Palestina dan ingin mencari simpati public HMI, padahal setelah itu diam-diam Fajri bertemu Dubes Amerika dan mendapat “imbalan”.
Terdapat indikasi yang kuat, bahwa Fajri banyak mendapat sokongan dana dari BP MIGAS. Tentu kita masih ingat, usulan pembubaran PB Migas dilakukan oleh tokoh-tokoh Muslim yang selama ini dianggap sebagai ancaman bagi pihak asing, mereka adalah, Din Syamsudin (Ketua Umum PP Muhammadiyah), Komaruddin Hidayat (Rektor UIN Jakarta), Hasyim Muzadi (Mantan Ketua Umum PB NU), Adhie Massardi, dan M Hatta Taliwang dll.
Ada apa dibalik ini semua…………
More aboutMISI PENGHANCURAN HMI

MISI PENGHANCURAN HMI

Diposting oleh Unknown

Misi Penghancuran HMI di Belakang Noer Fariansyah
Tulisan ini dimulai dari keprihatinan dalam melihat konflik dualisme kepengurusan PB HMI yang sampai hari ini tidak jelas ujung penyelesaiannya menuju satu Kongres.
Berawal dari terpilihnya Noer Fajriansyah (selanjutnya akan disebut Fajri)sebagai Ketua Umum PB HMI akhir 2010 yang lalu di Graha Insan Cita, Depok. Sejak genderang Kongres dimulai, Fajri merupaka salah satu kandidat yang dianggap kurang potensial untuk memenangkan kogres. Wajar saja, Fajri waktu dalam struktur PB HMI hanya menjabat Wakil Sekretaris Jederal dan baru satu periode dalam struktur PB HMI.
Selain itu, dari aspek pemahaman dan penghayatan (tidak usah pengamalan) konsep-konsep prinsip doktrin organisasi, kemampuan Fajri jauh dari yang diharapkan. Terbukti setiap kali menyampaikan Mission HMI dalam LK-II atau LK-III menimbulkan kekecewaan. Fajri sering dianggap oleh peserta LK tidak mampu mengkonstruksikan pemikiran ke-HMI-annya saat menyampaikan materi. Ini juga terjadi ketika memberikan sambutan dalam acara pelantikan Cabang dan Badko. Pemahamannya tentang HMI jauh dari standar, bahkan sangat rendah. Ibaratnya kader komisariat masih jauh lebih mampu ketimbang Fajri. Fajri bahkan sering diusir dari ruang-ruang LK karena kebodohannya itu.
Memang dari banyak sudut perspektif, Fajri memiliki banyak kekurangan untuk terpilih. Selain tidak pernah menduduki jabatan Ketua Umum dalam setiap jenjang struktur HMI (dari komisariat, Korkom, Cabang, maupun Badko), dari segi intelektual dan manajerial juga dianggap sangat kurang, palig tidak standar itu melekat dengan kultur yang ada di HMI. Satu-satunya modal sebagai kekuatan yang dimiliki adalah UANG. Dengan uang, Fajri secara mudah dapat merubah ketidakmungkinannya terpilih menjadi pemenang di Kongres.
Cabang-cabang diberikan uang dalam jumlah yang cukup besar, bahkan diarena kongres, Fajri dianggap sebagai kadidat yang uangnya “tidak berseri”, artinya saking banyaknya uang sampai tidak bisa terhitung, dengan calculator sekalipun. Begitulah kira-kira kekuatan Fajri. Bukan hanya cabang sebagai pemilik suara di kongres, senior pun sebagai kekuatan yang cukup berpengaruh terhadap psikologi keterpilihan cabang ikut menikmati uang Fajri saat kongres. Wajar saja, ini dilakukan untuk menegaskan pilihan pemilik suara itu dijatuhkan ke Fajri. Jurus ini terbukti ampuh, dan Fajri menjadi pemenang.
Terhitung satu tahun masa kepegurusannya, Fajri kemudian dihadapkan dengan skandal amoral. Diawali dengan pengakuan seorang fungsionaris PB HMI (kader HMI-wati) berinisial “N” kepada beberapa teman dan senior HMI bahwa dirinya (si “N”) pernah bahkan sering berulang kali melakukan hubungan suami isteri dengan Fajri. Hubungan intim ini menurut pengakuan “N” juga sempat dilakukan saat berlangsungnya kongres (waktu terpilih mandi juub gay a??????). Dalam waktu yang relative singkat, isu ini mengelinding bagai bola salju diseantero public HMI.
Menyikapi skandal ini, sebagian fungsionaris PB HMI melalui 7 (tujuh) staf ketua dengan motiv menyelamatkan PB HMI kemudian mengambil alih kepemimpinan Fajri dengan cara di Pejabatkan. Kelompok ini dipimpin oleh Pj. Ketua Umum saudara Dwi Julian. Selang beberapa bulan setelah dilakukan ivestigasi oleh Majelis Pengawas dan Konsultasi (MPK PB HMI), ditemukan bukti-bukti yang membenarkan skandal amoral yang dilakukan Fajri dan “N”. Surat bantahan yang konon katanya dibuat oleh si “N” bahwa berita itu tidak benar ternyata dibuat oleh saudara Syafi’i (bendahara umum PB HMI). MPK akhirnya merekomendasikan ke PB HMI agar Fajri di Pejabatankan. Diangkatlah Sekretaris Jenderal, saudara Basri Dodo (selanjutnya disebut Basdo) mejadi Pj. Ketua Umum. Setelah itu, PB HMI dibawah Pj. Ketua Umum Dwi Julian – karena merasa sevisi dengan putusan MPK – melakukan peleburan struktur degan Pj. Ketua Umum Basri Dodo.
Banyak pihak awalnya optimis bahwa dengan disahkannya putusan MPK Fajri akan terkubur. Ternyata dugaan itu meleset. Fajri ternyata masih sangat kuat. Basdo kemudian melakukan restrukturisasi pengurus. Fajri juga melakukan hal yang sama.
Beberapa waktu berselang, dilakukanlah upaya rekonsiliasi yang dilakukan oleh Fajri dan Basdo yang dimotori dan disaksikan langsung oleh beberapa alumni HMI, seperti Akbar Tanjung, Jusuf Kalla dll. Dua kubu Fajri dan Basdo sekaligus menadatagani perjanjian Kongres bersama. Hal ini ditindak lanjuti dengan dibentuknya tim 21, masing-masing 10 orang mewakili Fajri, 10 orang mewakili Basdo dan Dwi Julian secara pribadi. Tim ini bertugas merumuskan metode peyelsaian koflik. Sayang seribu sayang, tim 21 tidak berjalan seperti yang diharapkan. Bahkan beberapa keputusan kemudian dianulir, dan keterwakilan senior dalam upaya penyelesaian konflik dianggap mengintervensi bahkan di delegitimasi oleh perwakilan Fajri. Tim 21 pun bubar tanpa hasil. Waktu terus berjalan, upaya rekonsiliasi pun terus diupayakan.
Misi Penghancuran HMI
Setelah tim 21 gagal, dilakukan renegosiasi dengan cara diagendakan pelaksanaan Pleno IV bersama sebelum dilakukan kongres. Usulan ini ditawarkan oleh Fajri cs. Lahirlah kesepakatan, bahwa pleno IV akan dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2013, dengan infrastruktur pleno; ketua panitia (OC) dari kepengurusan Basdo dan coordinator steering comitte (SC) dari kepengurusan Fajri, struktur lainnya disusun secara proporsional.
Selanjutnya, dalam upaya melakukan persiapan pleno IV, saudara Fajri seperti tidak beritikad baik untuk melaksanakan pleno IV bersama sebagaimana yang sudah disepakati kedua pucuk pimpinan, Fajri dan Basdo.
Fajri selalu menghindar dan tidak mau menandatangani surat pemberitahuan dan undangan pelaksanaan pleno IV yang telah dipersiapkan panitia untuk dikirim ke masing-masing BADKO HMI. Bahkan sekretaris panitia yang adalah fungsionaris PB versi Fajri ikut-ikutan tidak mau menandatangani surat undangan tersebut. Bukan hanya itu, koordinator SC saudara Tasrif M. Siddiq (selanjutnya disebut Tasrif) yang adalah Kabid PAO versi Fajri tidak pernah mengagendakan rapat SC pleno. Bahkan ketika dihubungi selalu beralasan masih diluar daerah. Undanganpun tidak tersedia, dan SC tidak menyiapkan draft-draft Pleno.
Sehari sebelum waktu pelaksanaan pleno yang sudah diagendakan, panitia ternyata telah siap untuk melaksanakan pleno IV, meskipun dengan keterbatasan administrasi yang menjadi kendala. Koordinator SC saudara Tasrif baru mengagendakan rapat SC satu hari menjelang pleno, tapi dalam rapat SC Tasrif malah memita agar pleno IV diundur. Sontak saja, SC yang lain tidak bersepakat dan tetap mendodorng agar sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat.
Pleno IV pun tetap dilaksanakan tanggal 21 di hotel menteng 1 Jakpus. Namun lagi-lagi Fajri melakukan ‘wanpretasi’. Saat acara pembukaan, Fajri tidak berada di Jakarta, alasannya sedang menghadiri pernikahan salah seorang pengurusnya diluar daerah. Sungguh ironis, Fajri sebagai ketua umum menganggap sepele agenda organisasi.
SC pun melakukan rapat mendadak yang dipimpin oleh coordinator saudara Tasrif. Rapat SC menyepakati bahwa pleno tetap dibuka dan akan dilanjutkan tanggal 17 januari (dengan asumsi, dilakukan perbaikan administrasi sekaligus menunggu kehadiran Fajri). Dalam rapat SC itu, coordinator membuat pernyataan bahwa, jika terindikasi tidak adanya niatan baik dari dua pucuk pimpinan PB HMI (dalam hal ini Fajri dan Basdo) untuk melakukan pleno IV bersama, maka akan lansung diambil alih oleh SC dan Pleno bersama akan tetap dilanjutkan sesuai kesepakatan. Meski tanpa kehadiran Fari, Pleno IV tetap dibuka secara bersama-sama oleh masing-masing Sekjen. Pleno pun dibuka, dan sidang-sidangnya akan dilanjutkan tanggal 17 sesuai kesepakatan. Praktis panitia memiliki waktu 5 hari untuk perbaikan administrasi.
Lagi-lagi sayang seribu sayang. Panitia bersusah payah, namun diabaikan oleh Fajri cs. Fajri pun tidak pernah mau ditemui, dihubungi pun tak dijawab, administrasi tak terselesaikan, karena Fajri dan sekretaris panitia enggan menandatangani surat undangan untuk dikirim ke masing-masing Badko. Coordinator SC dihubungi pun tak pernah ada jawaban.
Dalam hal ini, saudara-saudara bisa menilai sendiri siapa yang tidak berniat baik untuk menyelesaikan konflik PB HMI.
Fajri tidak pernah pro aktif untuk menjalankan kesepakatan-kesepakatan yang dibuat bersama, bahkan cenderung wanprestasi, mengabaikan kesepakatan tersebut. Fajri memang berkeinginan membiarkan konflik berkepanjangan dengan cara tidak berkeinginan melaksanakan pleno IV dan itu berarti Kongres bersama masih merupakan harapan hampa. Berbagai macam upaya telah dilakukan, kesepakatan demi kesepakatan, namun Fajri cs selalu mementahkannya sendiri, membuat organisasi seperti miliknya sendiri.
Siapakah di Balik Layar Penghancuran HMI
Dalam halaman terdahulu, saya menulis bahwa satu-satunya kekuatan Fajri di Kongres HMI adalah uang, uang, dan uang. Pertanyaannya adalah, dari manakah uang Fajri membiayai PB HMI???????????????
Sebelum menjadi Ketua Umum, Fajri bekerja disalah satu perusahaan pertambangan, PT. Aneka Tambang (ANTAM). Dari sinilah Fajri mendapat dukungan modal untuk merebut ketua umum PB HMI. Selain itu, Fajri memiliki jaringan yang cukup kuat di PB MIGAS.
Fajri melakukan kunjunga ke Vatikan dan Rusia (ini adalah pengakuan Fajri sendiri). Fajri ke Vatikan dengan membawa misi memperjuangan berdirinya gereja Yasmin di Bogor. Tentu kita semua tau, bahwa masyarakat disekitar tempat dibanguya gereja Yasmin menolak keras gereja itu dibangun. Di Vatikan Fajri bertemu dengan salah satu Kardial. Namun, Fajri mengelak kunjungannya ke Vatikan dalam misi gereja Yasmi. Fajri juga melakukan kujungan ke Rusia tanpa agenda yang jelas.
Dua kali perjalanan Fajri ke luar negeri ini memang tanpa agenda yang jelas, dan sama sekali tidak pernah dibahas dalam agenda-ageda rapat PB HMI, bahkan keberangkatannya cenderung dirahasiakan. Tak ada satupun fugsionaris yang tau, selain yang memang ikut dalam kujungan itu. Setelah kunjugan pun tak perah ada laporan. Setiap kali ditanya dalam rapat, Fajri selalu menghindar. Setelah membuka rapat, Fajri kemudian keluar, dan tak ada kesempatan mempertayakan kujungan itu.
Ironisnya lagi, saat acara Pra Kongres yang dilakukan Fajri di Palembang beberapa waktu yang lalu, Fajri mengundang Duta Besar Amerika Serikat sebagai pembicara. Padahal saat itu, Israel denga back up Amrika sedang melakukan serangan ke Palestina. Kehadiran Dubes Amerika diacara Pra Kongres diprotes oleh cabang, bahkan di demo.
Setelah itu, Fajri melakukan demonstrasi menolak seragan Israel ke Palestina, Fajri dipukul babak belur. Jangan salah, dipukul dan ditangkap memang setingan Fajri, seakan-akan membela Palestina dan ingin mencari simpati public HMI, padahal setelah itu diam-diam Fajri bertemu Dubes Amerika dan mendapat “imbalan”.
Terdapat indikasi yang kuat, bahwa Fajri banyak mendapat sokongan dana dari BP MIGAS. Tentu kita masih ingat, usulan pembubaran PB Migas dilakukan oleh tokoh-tokoh Muslim yang selama ini dianggap sebagai ancaman bagi pihak asing, mereka adalah, Din Syamsudin (Ketua Umum PP Muhammadiyah), Komaruddin Hidayat (Rektor UIN Jakarta), Hasyim Muzadi (Mantan Ketua Umum PB NU), Adhie Massardi, dan M Hatta Taliwang dll.
Ada apa dibalik ini semua…………
More aboutMISI PENGHANCURAN HMI

MISI PENGHANCURAN HMI

Diposting oleh Unknown

Misi Penghancuran HMI di Belakang Noer Fariansyah
Tulisan ini dimulai dari keprihatinan dalam melihat konflik dualisme kepengurusan PB HMI yang sampai hari ini tidak jelas ujung penyelesaiannya menuju satu Kongres.
Berawal dari terpilihnya Noer Fajriansyah (selanjutnya akan disebut Fajri)sebagai Ketua Umum PB HMI akhir 2010 yang lalu di Graha Insan Cita, Depok. Sejak genderang Kongres dimulai, Fajri merupaka salah satu kandidat yang dianggap kurang potensial untuk memenangkan kogres. Wajar saja, Fajri waktu dalam struktur PB HMI hanya menjabat Wakil Sekretaris Jederal dan baru satu periode dalam struktur PB HMI.
Selain itu, dari aspek pemahaman dan penghayatan (tidak usah pengamalan) konsep-konsep prinsip doktrin organisasi, kemampuan Fajri jauh dari yang diharapkan. Terbukti setiap kali menyampaikan Mission HMI dalam LK-II atau LK-III menimbulkan kekecewaan. Fajri sering dianggap oleh peserta LK tidak mampu mengkonstruksikan pemikiran ke-HMI-annya saat menyampaikan materi. Ini juga terjadi ketika memberikan sambutan dalam acara pelantikan Cabang dan Badko. Pemahamannya tentang HMI jauh dari standar, bahkan sangat rendah. Ibaratnya kader komisariat masih jauh lebih mampu ketimbang Fajri. Fajri bahkan sering diusir dari ruang-ruang LK karena kebodohannya itu.
Memang dari banyak sudut perspektif, Fajri memiliki banyak kekurangan untuk terpilih. Selain tidak pernah menduduki jabatan Ketua Umum dalam setiap jenjang struktur HMI (dari komisariat, Korkom, Cabang, maupun Badko), dari segi intelektual dan manajerial juga dianggap sangat kurang, palig tidak standar itu melekat dengan kultur yang ada di HMI. Satu-satunya modal sebagai kekuatan yang dimiliki adalah UANG. Dengan uang, Fajri secara mudah dapat merubah ketidakmungkinannya terpilih menjadi pemenang di Kongres.
Cabang-cabang diberikan uang dalam jumlah yang cukup besar, bahkan diarena kongres, Fajri dianggap sebagai kadidat yang uangnya “tidak berseri”, artinya saking banyaknya uang sampai tidak bisa terhitung, dengan calculator sekalipun. Begitulah kira-kira kekuatan Fajri. Bukan hanya cabang sebagai pemilik suara di kongres, senior pun sebagai kekuatan yang cukup berpengaruh terhadap psikologi keterpilihan cabang ikut menikmati uang Fajri saat kongres. Wajar saja, ini dilakukan untuk menegaskan pilihan pemilik suara itu dijatuhkan ke Fajri. Jurus ini terbukti ampuh, dan Fajri menjadi pemenang.
Terhitung satu tahun masa kepegurusannya, Fajri kemudian dihadapkan dengan skandal amoral. Diawali dengan pengakuan seorang fungsionaris PB HMI (kader HMI-wati) berinisial “N” kepada beberapa teman dan senior HMI bahwa dirinya (si “N”) pernah bahkan sering berulang kali melakukan hubungan suami isteri dengan Fajri. Hubungan intim ini menurut pengakuan “N” juga sempat dilakukan saat berlangsungnya kongres (waktu terpilih mandi juub gay a??????). Dalam waktu yang relative singkat, isu ini mengelinding bagai bola salju diseantero public HMI.
Menyikapi skandal ini, sebagian fungsionaris PB HMI melalui 7 (tujuh) staf ketua dengan motiv menyelamatkan PB HMI kemudian mengambil alih kepemimpinan Fajri dengan cara di Pejabatkan. Kelompok ini dipimpin oleh Pj. Ketua Umum saudara Dwi Julian. Selang beberapa bulan setelah dilakukan ivestigasi oleh Majelis Pengawas dan Konsultasi (MPK PB HMI), ditemukan bukti-bukti yang membenarkan skandal amoral yang dilakukan Fajri dan “N”. Surat bantahan yang konon katanya dibuat oleh si “N” bahwa berita itu tidak benar ternyata dibuat oleh saudara Syafi’i (bendahara umum PB HMI). MPK akhirnya merekomendasikan ke PB HMI agar Fajri di Pejabatankan. Diangkatlah Sekretaris Jenderal, saudara Basri Dodo (selanjutnya disebut Basdo) mejadi Pj. Ketua Umum. Setelah itu, PB HMI dibawah Pj. Ketua Umum Dwi Julian – karena merasa sevisi dengan putusan MPK – melakukan peleburan struktur degan Pj. Ketua Umum Basri Dodo.
Banyak pihak awalnya optimis bahwa dengan disahkannya putusan MPK Fajri akan terkubur. Ternyata dugaan itu meleset. Fajri ternyata masih sangat kuat. Basdo kemudian melakukan restrukturisasi pengurus. Fajri juga melakukan hal yang sama.
Beberapa waktu berselang, dilakukanlah upaya rekonsiliasi yang dilakukan oleh Fajri dan Basdo yang dimotori dan disaksikan langsung oleh beberapa alumni HMI, seperti Akbar Tanjung, Jusuf Kalla dll. Dua kubu Fajri dan Basdo sekaligus menadatagani perjanjian Kongres bersama. Hal ini ditindak lanjuti dengan dibentuknya tim 21, masing-masing 10 orang mewakili Fajri, 10 orang mewakili Basdo dan Dwi Julian secara pribadi. Tim ini bertugas merumuskan metode peyelsaian koflik. Sayang seribu sayang, tim 21 tidak berjalan seperti yang diharapkan. Bahkan beberapa keputusan kemudian dianulir, dan keterwakilan senior dalam upaya penyelesaian konflik dianggap mengintervensi bahkan di delegitimasi oleh perwakilan Fajri. Tim 21 pun bubar tanpa hasil. Waktu terus berjalan, upaya rekonsiliasi pun terus diupayakan.
Misi Penghancuran HMI
Setelah tim 21 gagal, dilakukan renegosiasi dengan cara diagendakan pelaksanaan Pleno IV bersama sebelum dilakukan kongres. Usulan ini ditawarkan oleh Fajri cs. Lahirlah kesepakatan, bahwa pleno IV akan dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2013, dengan infrastruktur pleno; ketua panitia (OC) dari kepengurusan Basdo dan coordinator steering comitte (SC) dari kepengurusan Fajri, struktur lainnya disusun secara proporsional.
Selanjutnya, dalam upaya melakukan persiapan pleno IV, saudara Fajri seperti tidak beritikad baik untuk melaksanakan pleno IV bersama sebagaimana yang sudah disepakati kedua pucuk pimpinan, Fajri dan Basdo.
Fajri selalu menghindar dan tidak mau menandatangani surat pemberitahuan dan undangan pelaksanaan pleno IV yang telah dipersiapkan panitia untuk dikirim ke masing-masing BADKO HMI. Bahkan sekretaris panitia yang adalah fungsionaris PB versi Fajri ikut-ikutan tidak mau menandatangani surat undangan tersebut. Bukan hanya itu, koordinator SC saudara Tasrif M. Siddiq (selanjutnya disebut Tasrif) yang adalah Kabid PAO versi Fajri tidak pernah mengagendakan rapat SC pleno. Bahkan ketika dihubungi selalu beralasan masih diluar daerah. Undanganpun tidak tersedia, dan SC tidak menyiapkan draft-draft Pleno.
Sehari sebelum waktu pelaksanaan pleno yang sudah diagendakan, panitia ternyata telah siap untuk melaksanakan pleno IV, meskipun dengan keterbatasan administrasi yang menjadi kendala. Koordinator SC saudara Tasrif baru mengagendakan rapat SC satu hari menjelang pleno, tapi dalam rapat SC Tasrif malah memita agar pleno IV diundur. Sontak saja, SC yang lain tidak bersepakat dan tetap mendodorng agar sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat.
Pleno IV pun tetap dilaksanakan tanggal 21 di hotel menteng 1 Jakpus. Namun lagi-lagi Fajri melakukan ‘wanpretasi’. Saat acara pembukaan, Fajri tidak berada di Jakarta, alasannya sedang menghadiri pernikahan salah seorang pengurusnya diluar daerah. Sungguh ironis, Fajri sebagai ketua umum menganggap sepele agenda organisasi.
SC pun melakukan rapat mendadak yang dipimpin oleh coordinator saudara Tasrif. Rapat SC menyepakati bahwa pleno tetap dibuka dan akan dilanjutkan tanggal 17 januari (dengan asumsi, dilakukan perbaikan administrasi sekaligus menunggu kehadiran Fajri). Dalam rapat SC itu, coordinator membuat pernyataan bahwa, jika terindikasi tidak adanya niatan baik dari dua pucuk pimpinan PB HMI (dalam hal ini Fajri dan Basdo) untuk melakukan pleno IV bersama, maka akan lansung diambil alih oleh SC dan Pleno bersama akan tetap dilanjutkan sesuai kesepakatan. Meski tanpa kehadiran Fari, Pleno IV tetap dibuka secara bersama-sama oleh masing-masing Sekjen. Pleno pun dibuka, dan sidang-sidangnya akan dilanjutkan tanggal 17 sesuai kesepakatan. Praktis panitia memiliki waktu 5 hari untuk perbaikan administrasi.
Lagi-lagi sayang seribu sayang. Panitia bersusah payah, namun diabaikan oleh Fajri cs. Fajri pun tidak pernah mau ditemui, dihubungi pun tak dijawab, administrasi tak terselesaikan, karena Fajri dan sekretaris panitia enggan menandatangani surat undangan untuk dikirim ke masing-masing Badko. Coordinator SC dihubungi pun tak pernah ada jawaban.
Dalam hal ini, saudara-saudara bisa menilai sendiri siapa yang tidak berniat baik untuk menyelesaikan konflik PB HMI.
Fajri tidak pernah pro aktif untuk menjalankan kesepakatan-kesepakatan yang dibuat bersama, bahkan cenderung wanprestasi, mengabaikan kesepakatan tersebut. Fajri memang berkeinginan membiarkan konflik berkepanjangan dengan cara tidak berkeinginan melaksanakan pleno IV dan itu berarti Kongres bersama masih merupakan harapan hampa. Berbagai macam upaya telah dilakukan, kesepakatan demi kesepakatan, namun Fajri cs selalu mementahkannya sendiri, membuat organisasi seperti miliknya sendiri.
Siapakah di Balik Layar Penghancuran HMI
Dalam halaman terdahulu, saya menulis bahwa satu-satunya kekuatan Fajri di Kongres HMI adalah uang, uang, dan uang. Pertanyaannya adalah, dari manakah uang Fajri membiayai PB HMI???????????????
Sebelum menjadi Ketua Umum, Fajri bekerja disalah satu perusahaan pertambangan, PT. Aneka Tambang (ANTAM). Dari sinilah Fajri mendapat dukungan modal untuk merebut ketua umum PB HMI. Selain itu, Fajri memiliki jaringan yang cukup kuat di PB MIGAS.
Fajri melakukan kunjunga ke Vatikan dan Rusia (ini adalah pengakuan Fajri sendiri). Fajri ke Vatikan dengan membawa misi memperjuangan berdirinya gereja Yasmin di Bogor. Tentu kita semua tau, bahwa masyarakat disekitar tempat dibanguya gereja Yasmin menolak keras gereja itu dibangun. Di Vatikan Fajri bertemu dengan salah satu Kardial. Namun, Fajri mengelak kunjungannya ke Vatikan dalam misi gereja Yasmi. Fajri juga melakukan kujungan ke Rusia tanpa agenda yang jelas.
Dua kali perjalanan Fajri ke luar negeri ini memang tanpa agenda yang jelas, dan sama sekali tidak pernah dibahas dalam agenda-ageda rapat PB HMI, bahkan keberangkatannya cenderung dirahasiakan. Tak ada satupun fugsionaris yang tau, selain yang memang ikut dalam kujungan itu. Setelah kunjugan pun tak perah ada laporan. Setiap kali ditanya dalam rapat, Fajri selalu menghindar. Setelah membuka rapat, Fajri kemudian keluar, dan tak ada kesempatan mempertayakan kujungan itu.
Ironisnya lagi, saat acara Pra Kongres yang dilakukan Fajri di Palembang beberapa waktu yang lalu, Fajri mengundang Duta Besar Amerika Serikat sebagai pembicara. Padahal saat itu, Israel denga back up Amrika sedang melakukan serangan ke Palestina. Kehadiran Dubes Amerika diacara Pra Kongres diprotes oleh cabang, bahkan di demo.
Setelah itu, Fajri melakukan demonstrasi menolak seragan Israel ke Palestina, Fajri dipukul babak belur. Jangan salah, dipukul dan ditangkap memang setingan Fajri, seakan-akan membela Palestina dan ingin mencari simpati public HMI, padahal setelah itu diam-diam Fajri bertemu Dubes Amerika dan mendapat “imbalan”.
Terdapat indikasi yang kuat, bahwa Fajri banyak mendapat sokongan dana dari BP MIGAS. Tentu kita masih ingat, usulan pembubaran PB Migas dilakukan oleh tokoh-tokoh Muslim yang selama ini dianggap sebagai ancaman bagi pihak asing, mereka adalah, Din Syamsudin (Ketua Umum PP Muhammadiyah), Komaruddin Hidayat (Rektor UIN Jakarta), Hasyim Muzadi (Mantan Ketua Umum PB NU), Adhie Massardi, dan M Hatta Taliwang dll.
Ada apa dibalik ini semua…………
More aboutMISI PENGHANCURAN HMI

Benda Prasejarah Berbentuk Alat Vital

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 15 Desember 2012


Benda Prasejarah Berbentuk Alat Vital

 


Benda-benda prasejarah berbentuk kelamin manusia ditemukan dari sebuah makam kuno di Israel. Gua yang terletak di situs Kfar HaHoresh di dekat Nazareth tersebut berasal dari zaman batu antara 8500-6750 sebelum Masehi.
“Tempat tersebut tidak dihuni dan mungkin dipakai oleh penduduk sekitarnya sebagai lokasi penguburan dan pemujaan,” ujar Nigel Goring-Morris, arkeolog dari Universitas Hebrew.
Sebab, di situs tersebut ditemukan kerangka manusia yang diletakkan dalam kuburan yang tidak biasa. Permukaan masing-masing kuburan ditutup semacam semen yang keras. Kuburan paling besar berukuran 10 meter x 20 meter. Setidaknya terdapat 65 kerangka manusia yang ditemukan dari situs tersebut. Masing-masing diperkirakan berusia antara 20-30 tahun.
Salah satunya dikubur dengan aneh karena kerangkanya diletakkan di atas kerangka tujuh ekor hewan ternak. Kerangka manusia lainnya dikubur dengan rahang serigala. Hal tersebut mungkin menandakan perubahan nilai sosial di masa itu dari kegiatan berburu menjadi bertani dan beternak.
“Saat pertanian muncul dan berkembang, simbol-simbolnya juga turut serta,” ujar Goring-Morris. Antara lain, mungkin disimbolkan dari artefak dari batu berbentuk alat kelamin tersebut.
Menurut Goring-Morris semua artefak yang ditemukan di sana hampir semuanya menyerupai kelamin pria. Tiruan alat kelamin pria yang menyerupai dildo (alat bantu seks) itu mungkin bagian dari sesajian. Sebab, penduduk yang mengenal pola bercocok tanam umumnya memuja dewi pertanian.
Para arkeolog Israel sebelumnya menemukan artefak-artefak yang menyerupai kelamin wanita pula. Namun, pada situs yang berbeda meskipun dari periode zaman yang sama.http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=5608323129072773156#editor/target=post;postID=8758910988565733682;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
More about Benda Prasejarah Berbentuk Alat Vital

Ikan Lele Terbesar Pemakan Manusia

Diposting oleh Unknown

More about Ikan Lele Terbesar Pemakan Manusia

10 Tempat Terangker Di Dunia

Diposting oleh Unknown

 Tempat Keramat dan Angker Di berbagai Duniahttp://www.blogger.com/blogger.g?blogID=5608323129072773156#editor/target=post;postID=4594527742043163780;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
1. 50 Berkeley Square,London inggris
Ini daerah perumahan diLondon yang terkenal terbaik untuk lagu A Nightingale Sang in Berkeley Square, juga merupakan rumah yang paling angker di London!50 Berkeley Square adalah rumah bagi banyak hantu, yang paling awal adalah bahwa seorang gadis muda dibunuh di tahun 1700-an oleh seorang pembantu sadis. Dia sering terlihat di atas lantai sedang menangis dan wringing. yang lainnya adalah seorang Wanita lain berusaha untuk keluar kemudian terjatuh dari jendela - dia adalah hantu yang sering dianggap gantung diri di jendela. Sementara itu sekitar tahun 1870-an, para tetangga sering mendengar banyak teriakan dan rintihan datang dari rumah tersebut. Mereka juga mendengar furnitur bergerak, Bunyi bell, dan jendela yang terbanting.



2. Pluckley,Kent Inggris
Pluckley adalah sebuah desa kecil di Kent, Inggris yang dipercayai adalah sebuah desa yang paling angker di Inggris. kemungkinan ada 12 (beberapa mengatakan 13 atau 14) hantu di Pluckley. beberapa hantu dapat anda lihat di sini, yang paling spektakuler adalah penampakan penyamun dan pelatih dan kuda terlihat di dekat balai kota,perempuan dibakar sampai mati saat tidur, dua manusia di gantung, sebuah momok biarawan,three upper class ladies and perhaps spookiest of all, the Screaming Woods. SARIP Woods yang merupakan wilayah di luar kota sangat angker dan banyak hantunya,orang-orang banyak yang hilang disitu. teriakan mereka dapat didengar datang dari dalam hutan di malam hari.

3. Union Cemetery,connecticut,USA
Uni Cemetery di Easton, Connecticut.merupakan kuburan yang paling angker di connecticutya, tetapi juga dianggap sebagai kuburan yang paling angker di Amerika Serikat. Hantu yang paling terkenal adalah White Lady. Sejumlah foto telah diambil dari dia dan bahkan ia telah tertangkap di film. dia memiliki rambut hitam dan memakai sebuah topi dan nightgown. Dia sering muncul di jalan raya sepanjang route 59 dan kadang-kadang route 111 dimana dia sering menampakkan diri dengan mendekati kendaraan. Di satu kesempatan pada tahun 1993, seorang pemadam kebakaran yang sedang berkendara di sepanjang jalan - ia mendengar suara terpelanting dan lekuk disebelah kiri kendaraan.Seorang perempuan muncul di depan mobil, dia juga melihat petani dengan topi jerami duduk di samping mobil itu. kuburan itu selalu terkunci di malam hari dan secara teratur dipatroli oleh polisi. Gambar di bawah adalah salah satu dari banyak yang dapat ditemukan di Internet.




4.Bélmez de la Moraleda,Spanyol
Salah satu rumah di satu jalan di Bélmez de la Moraleda, Spanyol baru-baru ini menjadi sangat terkenal berkat penampakan wajah angker yang muncul di lantai. Street Real 5 telah menjadi atraksi yang populer bagi wisatawan sebagai hantu muka yang sering muncul dan dapat dengan mudah difoto. penampakan Belmez muncul pertama kali pada 23 Agustus 1971 ketika María Gómez Cámara melihat wajah dia muncul di lantai dapur. Sebuah penggalian, dilakukan di bawah lokasi rumah. Gambar di bawah adalah salah satu penampakannya.




5.Rosenheim, Bavaria,jerman
Lebih dikenal sebagai Rosenheim Poltergeist,merupakan salah satu kantor kegiatan yang paling terkenal di Jerman. Pada 1967, fenomena aneh mulai terjadi di kantor pengacara Sigmund Adam. Telepon berdering dengan sendirinya,tinta tumpah, dan laci meja akan terbuka tanpa disentuh. jerman menginstal peralatan untuk mencatat dan memantau telepon dalam 3 bulan dan tercatat lebih dari 600 panggilan- walaupun fakta bahwa semua dari telepon yang Unplugged.suatu hari muncul 46 panggilan dalam 15 menit yang direkam. Pada bulan Oktober 1967, semua lampu di gedung padam. Setelah memasang kamera dan perekam suara, penyidik mampu menemukan bahwa peristiwa itu terjadi karena munculnya gadis 19 tahun tonmeister Schneider (yang baru-baru ini bekerja sekretaris),lampu akan berkerlip ketika dia berjalan ke kantor.




6.Balete Drive,manila Filipina.
Balete Drive adalah jalan yang terletak di New Manila, Quezon City, Filipina. dibangun selama Era Spanyol (1800an).merupakan tempat favorit pengembaraan roh dan makhluk lain. Paranormal percaya bahwa white lady telah diperkosa oleh tentara Jepang selama Perang Dunia Kedua. para saksi menasihati kendaraan bermotor untuk menghindari jalan di malam hari, terutama jika mereka sendiri. penampakan Apparition sering muncul dijalan dengan memakai sebuah gaun malam, memiliki rambut panjang namun tidak memiliki satu wajah atau ditutup dengan darah.


7.Pickens County Courthouse,Alabama USA
Pickens COunty Courthouse, Alabama adalah sebuah gedung pengadilan di barat Alabama.penampakan sebuah wajah terekam kamera yang terlihat dari salah satu jendela, Foto tersebut dikatakan muka Henry Wells, seorang legenda , adalah seorang terdakwa pembakaran kota, dan digantung pada suatu malam di tahun 1878. Gambar pada jendela yang dapat dengan mudah dilihat, Dikatakan bahwa gambar hanya terlihat dari luar gedung pengadilan; Sejak foto di atas telah diambil, kota Carrollton menjadi terkenal, di luar gedung pengadilan,teropong permanen terpasang di seberang jalan dari jendela untuk orang-orang yang ingin mendapatkan atau melihat lebih dekat.


8. 112 Ocean Avenue,USA
Rumah ini tidak asing lagi bagi orang-orang yang suka film horor. Ini adalah rumah yang di film The Amityville Horror is based. Rumah ini terdiri dari enam kamar-rumah bergaya Kolonial Belanda yang dibangun pada tahun 1924. Penampakan dirumah itu pada suatu hari muncul berbentuk seperempat lingkaran di jendela di lantai tingkat ketiga, seperti penampakan sebuah mata. Pada tanggal 13 November 1974, Ronald DeFeo 23 tahun, dia menembak enam anggota keluarganya di rumah. ia menyatakan bahwa suara di kepalanya telah mendesak dia untuk melakukan pembunuhan. Dia ditemukan bersalah dan masih dalam penjara di New York. Pada Desember 1975, George Lutz dan istrinya, Kathy, rumah tersebut dibelinya dan pindah kerumah tersebut dengan ketiga anak-anaknya. Setelah 28 hari mereka meninggalkan rumah tersebut,dia mengaku telah disiksa oleh "Paranormal phenomena" semenjak tinggal di sana. Keluarga mengalami banyak hal-hal yang aneh seperti bau wewangian, penampakan muka di jendela, teriakan, benda yang bergerak sendiri, dan berbagai macam fenomena aneh. Gambar di bawah adalah rumah tersebut.



9.The Screaming Bridge,Ohio USA
Maud Hughes Road terletak di Liberty Township, Ohio.banyak kejadian dahsyat seperti kecelakaan dan bunuh diri. sekurang-kurangnya 36 orang dilaporkan telah tewas di sekitar Maud Hughes Road Bridge. Keremangan, kabut, dan lampu , serta tokoh-tokoh berkerudung hitam dan kereta hantu. Legenda yang mengatakan bahwa mobil membawa seorang laki-laki dan perempuan yang dibunuh di atas jembatan.ternyata gadis itu adalah gantung diri di jembatan di atas trek.banyak orang dilaporkan telah mendengar percakapan hantu, kemudian perempuan menjerit diikuti oleh seorang laki-laki yang menjerit. Cerita lain mengatakan bahwa seorang wanita melemparkan bayinya setelah keluar dari jembatan dan kemudian gantung diri setelah itu.


10.Babenhausen Barracks,Jerman
Babenhausen barracks (sekarang musium) di jerman.pada era perang dunia II, telah dilaporkan adanya hantu oleh para tentara jerman. Lampu dikatakan mati sendiri dan adanya suara-suara dibawah tanah. Legenda menuturkan bahwa jika seorang tentara mengunjungi museum dan membeli telepon, seorang perempuan akan terdengar dibelakang dengan bahasa jerman atau inggris. Kota ini adalah tempat berlangsungnya penyihir dibakar dan di pancung pada abad ke-19, dan dia dikatakan menjadi hantu, dan kemudian membunuh beberapa prajurit Jerman waktu itu. gambar dibawah adalah dua American Soldiers di barak pada tahun 1974.
More about10 Tempat Terangker Di Dunia